unit link

asuransi tradisional

«

Asal usul Asuransi Jiwa Unit Link

Asuransi Unit Link

Asuransi Jiwa Unit Link

Produk Asuransi Jiwa telah mengalami berbagai perubahan dan penambahan dari masa ke masa.

Sekarang hampir semua perusahaan asuransi menjual produk Unit Link, walau ada beberapa perusahaan yang masih mempertahankan Produk Asuransi Tradisional sebagai produk unggulan.

Pada awalnya Produk Asuransi Jiwa hanya memberikan manfaat pertanggungan untuk Jiwa saja dalam jangka waktu tertentu.

Perusahaan Asuransi akan memberikan sejumlah uang pertanggungan kepada ahli waris ketika terjadi risiko meninggal atas tertanggung sebelum polis jatuh tempo. Contohnya sederhananya, Pak Ali membeli Asuransi Jiwa berjangka waktu 20 tahun. Jika 15 tahun kemudian ia meninggal, maka keluarganya berhak atas uang pertanggungan.

Inilah yang kemudian dikenal dengan sebutan Asuransi Jiwa Tradisional.

Dalam perkembangannya, Produk Asuransi jiwa tradisional secara umum dapat dibagi menjadi tiga, yaitu: berjangka, seumur hidup (whole life), dan dwiguna (endowment).

Perbedaan utamanya terletak pada jangka waktu berlakunya polis dan jangka waktu pembayaran manfaat. Perbedaan ini yang akan berpengaruh pada besarnya premi dan manfaat uang pertanggungan yang didapat.

Asuransi Tradisional berjangka adalah seperti contoh diatas. Membeli Asuransi dengan masa 20 tahun, jika dalam masa asuransi tertanggung meninggal dunia, maka Perusahaan Asuransi akan membayar. Jika nasabah meninggal 21 tahun kemudian, maka ahli waris tidak mendapatkan uang sepeser pun.

Asuransi Tradisional seumur hidup (whole life)

Kelebihan dari produk ini adalah, akan memberikan nasabah perlindungan seumur hidup sehingga uang premi anda tidak akan hangus.

Sebenarnya jangka waktu polis ini tidak seumur hidup, tapi sampai nasabah berusia 99 atau 100 tahun.

Karena rata-rata tingkat harapan hidup manusia tidak sampai usia itu jadi bisa dikatakan seumur hidup.

Seandainya pun melewati usia 100, umumnya perusahaan asuransi akan memberikan uang hasil nilai tunai yang jumlahnya kira-kira sebesar uang pertanggungan jiwa. Premi dari asuransi jenis ini biasanya lebih tinggi dari Asuransi Tradisional Berjangka dan periode pembayarannya pun bermacam-macam mulai dari premi tunggal, premi yang dibayar seumur hidup, dan premi yang dibayar sampai jangka waktu tertentu.

Asuransi Tradisional Dwiguna (endowment)

jika pada Asuransi Tradisional seumur hidup (whole life), manfaat asuransi hanya dapat dinikmati oleh ahli waris.

Maka pada Asuransi Tradisional Dwiguna, nasabah akan mendapatkan sejumlah uang tertentu di periode-periode yang telah disepakati dan uang pertanggungan yang akan turun ke ahli waris jika nasabah meninggal dunia. Contoh, Pak Ali membeli Asuransi untuk 50 tahun dengan uang pertanggungan Rp 100 juta dan sepakat akan mendapatkan Rp 10 juta di tahun ke-10 dan Rp 20 juta di tahun ke-20. Jadi Pak Budi akan mendapatkan total Rp 30 juta pada tahun ke-20, dan misalkan beliau meninggal di tahun ke-25 maka keluarganya akan mendapatkan Rp. 100 juta.

Jika dilihat dari manfaatnya, Asuransi Jiwa Dwiguna memiliki premi lebih mahal dari jenis asuransi yang kita bahas sebelumnya. Namun premi tersebut adalah jumlah yang wajar jika melihat proteksi dan manfaat yang diberikan.

Asuransi Unit Link

Cara kerja asuransi unit link sebetulnya hampir sama dengan Asuransi Jiwa Tradisional. Yang membedakan adalah, produk unit link menggabungkan manfaat investasi dan proteksi dalam 1 paket.

Nasabah diberikan keleluasaan untuk memilih dimana dia menempatkan investasi apakah di instrumen deposito, obligasi, saham atau kombinasi ketiganya.

Karena ketiga instrumen itu merupakan instrumen pasar modal, maka risiko investasi di pasar modal juga ditanggung oleh nasabah.

Pilihan jenis investasi kita ini nanti akan dikelola oleh perusahaan asuransi melalui manajer investasinya. Manajer investasi ini bekerja mirip seperti manajer investasi yang mengeluarkan produk reksadana.

Cara Kerja Asuransi Unit Link secara detail, klik disini

Jika dilihat dari sisi besarnya premi, biasanya Asuransi Unit Link memiliki premi yang lebih mahal daripada Asuransi Tradisional. Namun sebanding dengan manfaat yang didapatkan.

Jika anda ingin memiliki asuransi jiwa untuk jangka waktu tertentu saja atau menginginkan asuransi jiwa tambahan dengan biaya murah, maka pertimbangkanlah asuransi berjangka.

Jika anda ingin asuransi jiwa untuk jangka waktu yang lama maka pertimbangkanlah asuransi seumur hidup.

Jika anda ingin mendapatkan sesuatu yang lebih dari asuransi anda yang sifatnya terjamin dan tidak keberatan membayar sedikit lebih mahal, maka pertimbangkanlah asuransi dwiguna.

Jika kalau anda ingin mendapatkan sesuatu yang lebih besar dari asuransi dwiguna dan ingin ikut serta mengendalikan bagaimana uang anda digunakan serta bisa menerima potensi kerugian dari risiko investasi, maka pertimbangkanlah asuransi unit link.

Selamat berasuransi

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>